Skip to main content

Seorang Kekasih Hungaria

Cintaku padamu tak mengenal batas waktu,  
Meski tubuhmu kini terbaring di tanah bisu,  
Engkau pria Hungaria, kekasih dalam bayangan,  
Namun hadir di hatiku, dalam setiap hembusan.

Hidupku kini diambang dunia yang asing,  
Seakan terjebak di antara dua dimensi yang menggiring,  
Dejavu mengintai setiap langkahku,  
Membawa ingatan ke masa lalu yang penuh rindu.

Aku berjalan di koridor waktu,  
Seolah masa lampau selalu ingin kembali bertaut,  
Namun di sini, di masa kini yang rapuh,  
Ada ketakutan yang menelusup tanpa jemu.

Masa depan terasa bagai bayangan yang samar,  
Dan masa kini seakan tak punya dasar,  
Antara cinta yang hilang dan hidup yang rapuh,  
Aku terombang-ambing, tak tahu arah yang sungguh.

Namun cintamu, meski jauh dan tak lagi nyata,  
Adalah jembatan yang menghubungkan jiwa,  
Meski aku takut akan masa depan yang tak pasti,  
Kenanganmu tetap mengiringi, menjadi pelipur hati.

By : Nurish Hardefty 

Comments

Popular posts from this blog

Struggle In The Dark (Novel)

Hanya Tersedia di wattpad sampai chapter ke 13/ 14. 

She's like a flowers (Poems)

She was born like a flower       Beautiful when it blooms with a distinctive fragrance on the face       All eyes on her       Interested and want to have it       Thousands of hands approaching       Just poke       Just looking       And not infrequently those who are desperate to pick it       She is beautiful and smells good       Very valuable to have She's like a flowers        Lavender       Rose       Lily       The sun and wind fall in love with them       Then the rain doesn't want to lose       He drops water as a sacrifice for his love.       Flowers must grow       Beautiful and fragrant       A man's hand is approaching       pluck it       Take it home   ...

Jiwa yang Memilihmu

By Nurish Hardefty  Di antara ribuan langkah pria yang datang, Mereka tampan, mapan, tutur katanya tenang. Namun jiwaku—bukan mata—yang memilih, Pada seorang pria dengan badai dalam dadanya yang tak pernah letih. Kau, Thomas, batu keras dalam samudra, Kadang datang membawa matahari, kadang petaka. Konsistensimu seperti bayang-bayang senja, Dekat, namun tak bisa kupegang lama. Tapi jiwaku, oh jiwaku, Tak pernah bisa pergi jauh darimu. Ada getar yang tak hadir saat pria lain mengetuk, Ada ruang dalam hatiku yang hanya kau yang mampu duduk. Aku tahu cinta bukan hanya tentang kehadiran, Tapi tentang getar yang tak bisa dipalsukan. Kau hadir seperti luka yang kurindukan, Pahit, namun candu dalam keabadian. Mereka datang dengan janji dan arah, Namun hatiku tetap kau yang menjarah. Bukan karena kau sempurna atau setia, Tapi karena jiwaku—meski lelah—tetap memilihmu sebagai rumahnya. Ingin kuubah takdir agar mudah mencintai yang mencintai, Namun jiwa ini tahu: cinta sejati tak pernah bisa ...