Skip to main content

Ship of Longing on Jakarta’s Sea

By Nurish Hardefty 

In the midst of the storm, I sail alone,
dark waves dancing, the sky screaming unknown.
But your voice, like an eternal breeze,
echoes in my soul, guiding me with ease.

You once said, I’m a super strong woman,
even when lightning strikes and hope is gone.
Now I believe, you’re watching from the skies,
sending light through clouds where memory lies.

This song feels like your soul calling mine,
dancing with me through Jakarta’s skyline.
Among asphalt roads and the city’s glow,
your presence stays—I’m never truly alone, you know.

You never really left, I feel you near,
in every heartbeat, in each silent tear.
And tonight, though storms still try to sway,
I sail with love that never fades away.

---

Kapal Rindu di Laut Jakarta
By Nurish Hardefty 

Di tengah badai, aku berlayar sendiri,
ombak gelap menari, langit menjerit sepi.
Namun suaramu, bagai bisikan abadi,
menggema di dadaku, menuntun langkah hati.

Katamu dulu, aku wanita kuat,
meski petir memekik dan harapan tersesat.
Kini ku percaya, dari langit kau menatap,
mengirimkan cahaya lewat awan yang mendekap.

Lagu ini, seperti jiwamu menyapa,
menggandengku menari di Jakarta yang luka.
Di antara aspal dan lampu kota,
bayangmu hadir—dan aku tak merasa sendiri lagi di dunia.

Kau tak benar-benar pergi, aku tahu pasti,
kau ada di setiap detak, dalam peluk sunyi.
Dan malam ini, walau badai masih mendera,
aku berlayar dengan cinta yang tak pernah sirna.



Comments

Popular posts from this blog

"Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Indonesia Masih Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain?"

Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain? Indonesia adalah negara dengan sistem perpajakan yang cukup ketat . Dari pajak penghasilan, PPN, pajak kendaraan, hingga PBB, rakyat dibebankan berbagai jenis pajak untuk mengisi kas negara . Sayangnya, meskipun pajak terus meningkat, layanan yang diterima rakyat tidak sebanding. Jika dibandingkan dengan negara-negara maju seperti Norwegia, Swedia, atau Jerman , yang juga memiliki pajak tinggi, rakyat mereka justru menikmati pendidikan gratis, layanan kesehatan berkualitas, dan jaminan sosial yang kuat. Lalu, mengapa di Indonesia pajak tinggi tetapi kesejahteraan rakyat masih jauh tertinggal? --- 1. Pajak Tinggi di Indonesia, Tapi Ke Mana Uangnya? Di banyak negara maju, pajak yang tinggi digunakan untuk membiayai layanan publik. Namun, di Indonesia, meskipun rakyat membayar banyak pajak, mereka masih harus membayar sendiri pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Beberapa fakta ...

Siapa Negara Penghasil Nikel Terbesar ?

Negara-negara dengan sumber daya alam (SDA) nikel paling banyak di dunia bisa dilihat dari cadangan nikel terbukti dan juga produksi tahunan nikel. Berikut adalah daftar negara dengan cadangan nikel terbanyak (data per 2024): 🌍 Negara dengan Cadangan Nikel Terbanyak (Estimasi dalam juta ton) 1. Indonesia 🇮🇩 Cadangan: ±21 juta ton Keterangan: Merupakan produsen dan eksportir nikel terbesar dunia. Banyak digunakan untuk industri baterai kendaraan listrik. 2. Australia 🇦🇺 Cadangan: ±20 juta ton Keterangan: Memiliki cadangan besar tetapi tidak sebanyak Indonesia dalam produksi tahunan. 3. Brasil 🇧🇷 Cadangan: ±16 juta ton Keterangan: Banyak proyek tambang besar sedang dikembangkan. 4. Rusia 🇷🇺 Cadangan: ±7 juta ton Keterangan: Punya perusahaan besar seperti Norilsk Nickel. 5. Filipina 🇵🇭 Cadangan: ±4,8 juta ton Keterangan: Eksportir utama ke China, namun mengalami isu lingkungan. 6. Kuba 🇨🇺 Cadangan: ±5 juta ton Keterangan: Salah satu pemasok penting untuk pasar global. 7. K...

"I am worth more than someone who cannot fight for me."

Life often offers happiness only briefly before taking it away in the most painful way. I have experienced many things that may be difficult for some to understand—love that arrives with hope, only to leave behind wounds that are hard to heal. In early 2018, a Hungarian man named Zoltan Furedi managed to break through the walls of my proud heart. He was persistent, making me feel unconditionally loved in his own way. But fate had other plans. He left forever in 2020, leaving a deep hole in my heart. The grief I felt was overwhelming, and for months, I was consumed by sorrow. I cannot explain everything here, but his passing left me with immense regret and guilt. When I began to make peace with that loss, my best friend, "Thomas," whom I had loved since 2015, returned, offering to fill the emptiness in my heart. We tried to rebuild a relationship that had previously failed, despite the distance separating us. But long-distance love doesn’t always go as hoped. Thomas, the Norwe...