Skip to main content

Anak laki-laki memiliki kewajiban dan tanggung jawab perawatan fisik serta nafkah financial atas Ibunya.

Dalam ajaran Islam, kewajiban menjaga, merawat, dan menafkahi ibu yang lansia dan sakit terutama dibebankan kepada anak laki-laki. Hal ini didasarkan pada beberapa dalil dalam Al-Qur'an dan hadis, yang menegaskan bahwa anak laki-laki memiliki tanggung jawab finansial dan perawatan terhadap orang tua mereka, terutama ibu.

Dalil-Dalil Terkait:

1. Surah Al-Isra' ayat 23-24
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali engkau mengatakan kepada mereka perkataan 'ah' dan janganlah engkau membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik."

2. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, "Siapakah yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?" Rasulullah menjawab, "Ibumu." Sahabat itu bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Rasulullah menjawab, "Ibumu." Sahabat itu bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Rasulullah menjawab, "Ibumu." Sahabat itu bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Rasulullah menjawab, "Ayahmu."

3. Tanggung Jawab Nafkah dalam Islam
Dalam hukum Islam, anak laki-laki diwajibkan menanggung nafkah keluarganya, termasuk orang tua yang sudah tua dan tidak mampu. Hal ini berdasarkan kaidah bahwa laki-laki bertanggung jawab secara finansial terhadap keluarganya.

* Bagaimana Jika Anak Laki-laki Lalai?

Jika anak laki-laki tidak menjalankan kewajibannya, maka dosa dan tanggung jawab tetap ada padanya. Namun, jika anak perempuan yang akhirnya mengambil peran ini, maka ia mendapatkan pahala besar karena berbakti kepada ibu.

Dalam kondisi seperti ini, anak perempuan tetap harus berusaha semampunya, tetapi tidak menanggung dosa jika tidak mampu sepenuhnya menafkahi. Adapun bagi anak laki-laki yang abai, ia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.

Kondisi seperti ini sering terjadi dalam keluarga, di mana anak laki-laki mengabaikan tanggung jawabnya dan membebankan semuanya kepada anak perempuan. Padahal, dalam Islam, seharusnya anak laki-laki yang pertama kali bertanggung jawab, baik dalam hal nafkah maupun perawatan.

Comments

Popular posts from this blog

"Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Indonesia Masih Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain?"

Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain? Indonesia adalah negara dengan sistem perpajakan yang cukup ketat . Dari pajak penghasilan, PPN, pajak kendaraan, hingga PBB, rakyat dibebankan berbagai jenis pajak untuk mengisi kas negara . Sayangnya, meskipun pajak terus meningkat, layanan yang diterima rakyat tidak sebanding. Jika dibandingkan dengan negara-negara maju seperti Norwegia, Swedia, atau Jerman , yang juga memiliki pajak tinggi, rakyat mereka justru menikmati pendidikan gratis, layanan kesehatan berkualitas, dan jaminan sosial yang kuat. Lalu, mengapa di Indonesia pajak tinggi tetapi kesejahteraan rakyat masih jauh tertinggal? --- 1. Pajak Tinggi di Indonesia, Tapi Ke Mana Uangnya? Di banyak negara maju, pajak yang tinggi digunakan untuk membiayai layanan publik. Namun, di Indonesia, meskipun rakyat membayar banyak pajak, mereka masih harus membayar sendiri pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Beberapa fakta ...

Siapa Negara Penghasil Nikel Terbesar ?

Negara-negara dengan sumber daya alam (SDA) nikel paling banyak di dunia bisa dilihat dari cadangan nikel terbukti dan juga produksi tahunan nikel. Berikut adalah daftar negara dengan cadangan nikel terbanyak (data per 2024): 🌍 Negara dengan Cadangan Nikel Terbanyak (Estimasi dalam juta ton) 1. Indonesia 🇮🇩 Cadangan: ±21 juta ton Keterangan: Merupakan produsen dan eksportir nikel terbesar dunia. Banyak digunakan untuk industri baterai kendaraan listrik. 2. Australia 🇦🇺 Cadangan: ±20 juta ton Keterangan: Memiliki cadangan besar tetapi tidak sebanyak Indonesia dalam produksi tahunan. 3. Brasil 🇧🇷 Cadangan: ±16 juta ton Keterangan: Banyak proyek tambang besar sedang dikembangkan. 4. Rusia 🇷🇺 Cadangan: ±7 juta ton Keterangan: Punya perusahaan besar seperti Norilsk Nickel. 5. Filipina 🇵🇭 Cadangan: ±4,8 juta ton Keterangan: Eksportir utama ke China, namun mengalami isu lingkungan. 6. Kuba 🇨🇺 Cadangan: ±5 juta ton Keterangan: Salah satu pemasok penting untuk pasar global. 7. K...

Cinta Yang Ingin Kuteriakkan

By Nurish Hardefty  Ada cinta yang ingin kuteriakkan, tapi tertahan di antara tanggung jawab dan luka yang tak sempat kupulihkan. Bibirku bisu oleh ego, padahal hatiku menjerit, ingin dipeluk oleh seseorang yang mengerti rintih paling dalam itu. Sayang, andai kau tahu… bukan karena aku tak ingin mencintai, tapi karena aku takut mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Aku lelah. Bukan pada cinta, melainkan pada hidup yang menolak memberi aku ruang untuk merasa bahagia sepenuhnya. Ada ibu yang sakit, ada tugas yang tak bisa kupaksa lenyap, sementara hasratku menjadi perempuan yang dicintai terus mengecil, tenggelam dalam rutinitas yang tak manusiawi. Haruskah aku memilih? Diriku sendiri, atau pengorbanan ini? Ataukah, tetap terdiam dalam dilema yang tak kunjung usai, dan membiarkan hatiku perlahan mati dalam senyuman yang dibuat-buat tiap pagi? --- The love I want to shout By Nurish Hardefty  There is a love that I want to cry out, but was held back between responsibilities and w...