Skip to main content

The Pain (Poems)

The pain is too heavy
I want to try to continue rowing the boat in the middle of the ocean,
spread the sails and pull over for a moment to land.
Seeing the clouds churning deep black blue,
the water is getting bluer,
the bright white is getting fainter.
Scary.
A camera captures this heavy wound, becomes a memory.
Birds are flying singing or they are cursing in annoyance,
storms and rain will hit.
The boisterous combination of the sound of the moaning of sea water,
the chatter of lightning,
the singing of birds in the air and the hiss of the wind that wants to run.
This pain is too heavy,
let me just drown in the middle of the ocean,
then I dive into it.
Who cares about how deep the pain is? Only the storm kept screaming and weighing me down with pain.
The waves and ebbs and flows of the water say hold on and cross me or embrace my body,
Sink with me?
Who cares about the storm that churned up there?
In my heart?
Torn my soul and mind.
Oh who cares?

~Nurish Hardefty

Comments

Popular posts from this blog

Siapa Negara Penghasil Nikel Terbesar ?

Negara-negara dengan sumber daya alam (SDA) nikel paling banyak di dunia bisa dilihat dari cadangan nikel terbukti dan juga produksi tahunan nikel. Berikut adalah daftar negara dengan cadangan nikel terbanyak (data per 2024): 🌍 Negara dengan Cadangan Nikel Terbanyak (Estimasi dalam juta ton) 1. Indonesia 🇮🇩 Cadangan: ±21 juta ton Keterangan: Merupakan produsen dan eksportir nikel terbesar dunia. Banyak digunakan untuk industri baterai kendaraan listrik. 2. Australia 🇦🇺 Cadangan: ±20 juta ton Keterangan: Memiliki cadangan besar tetapi tidak sebanyak Indonesia dalam produksi tahunan. 3. Brasil 🇧🇷 Cadangan: ±16 juta ton Keterangan: Banyak proyek tambang besar sedang dikembangkan. 4. Rusia 🇷🇺 Cadangan: ±7 juta ton Keterangan: Punya perusahaan besar seperti Norilsk Nickel. 5. Filipina 🇵🇭 Cadangan: ±4,8 juta ton Keterangan: Eksportir utama ke China, namun mengalami isu lingkungan. 6. Kuba 🇨🇺 Cadangan: ±5 juta ton Keterangan: Salah satu pemasok penting untuk pasar global. 7. K...

Derita di Tanah Air Beta

By Nurish Hardefty  Wahai Tanah Airku— yang dulu dipuja-puja dalam kidung, kini kau digadai dalam sunyi… oleh tangan-tangan penguasa yang hilang nurani! Raja kita... bukan lagi singa yang mengaum di tengah badai, melainkan bayang-bayang pucat yang hanya bisa berucap— "Tunggu arahan saya!" Dan Wapres kita... bukan dipilih oleh nurani hukum, melainkan disematkan oleh konspirasi diam-diam di ruang gelap konstitusi! Di ujung Timur— Raja Ampat kini bersimbah luka! Di Sulawesi dan Kalimantan, hutan ditebas, tanah dikeruk, lautan dibentang pagar demi tambang, DEMI TAMBAHAN KANTONG SI PENJUAL BANGSA! Tanah ini, yang harusnya jadi pusaka, telah menjadi dagangan murah untuk investor China! laut Tangerang dijual. Rempang diancam. Komodo ditukar izin. Lalu, mereka berkata… “Investasi demi kemajuan bangsa!” Sementara itu… ibu-ibu menangis di pasar, karena harga beras tak bisa dibeli oleh air mata. Buruh dirumahkan, anak-anak berhenti sekolah, dan kami... kami disuruh diam, tunduk, taat… p...

"Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Indonesia Masih Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain?"

Pajak Tinggi, Tapi Rakyat Menderita: Mengapa Indonesia Tidak Sejahtera Seperti Negara Lain? Indonesia adalah negara dengan sistem perpajakan yang cukup ketat . Dari pajak penghasilan, PPN, pajak kendaraan, hingga PBB, rakyat dibebankan berbagai jenis pajak untuk mengisi kas negara . Sayangnya, meskipun pajak terus meningkat, layanan yang diterima rakyat tidak sebanding. Jika dibandingkan dengan negara-negara maju seperti Norwegia, Swedia, atau Jerman , yang juga memiliki pajak tinggi, rakyat mereka justru menikmati pendidikan gratis, layanan kesehatan berkualitas, dan jaminan sosial yang kuat. Lalu, mengapa di Indonesia pajak tinggi tetapi kesejahteraan rakyat masih jauh tertinggal? --- 1. Pajak Tinggi di Indonesia, Tapi Ke Mana Uangnya? Di banyak negara maju, pajak yang tinggi digunakan untuk membiayai layanan publik. Namun, di Indonesia, meskipun rakyat membayar banyak pajak, mereka masih harus membayar sendiri pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Beberapa fakta ...